|
|
Kompas(10/28)¤Ë½Ð¤Æ¤¤¤Þ¤·¤¿¡£
¥¬¥ë¥Ã¥ÈÍÓ
1850-1860 º¢¤Î¸òÇۤηë²Ì
Domba Garut = domba lokal x Afrika x Marino
£³¤Ä¤ÎĹ½ê
postur besar dari Marino
agresivitas dari Afrika
kelezatan daging dari domba lokal Jawa Barat.
ºÇ½é¤Ï£³Æ¬¤Îͺ»³ÍÓ¤«¤é
£±Æ¬£´£°£°Ëü¥ë¥Ô¥¢
¡ÉAwalnya saya beli 3 pejantan dan 11 betina. Ketiga domba jantan adalah legenda kontes di Jawa Barat yang memang berasal dari keturunan yang bagus,¡É kata Rahmat. Domba-domba jantan yang bernama Lipur, Dewa, dan Bagja itu dibeli dari seorang pemilik di Garut, dengan harga Rp 4 juta per ekor. Adapun setiap domba garut betina dibeli dengan harga Rp 1 juta-Rp 1,5 juta.
ÃÜ»º¤ËɬÍѤʣ³¤Ä
¡ÉMemelihara domba garut itu hanya perlu tiga hal: kemauan, rumput, dan air. Domba garut termasuk sangat tahan penyakit sehingga tidak perlu terlalu takut akan terserang penyakit yang mematikan,¡É katanya.
ɵ¤¤ÏÅÁÅýŪ¤ÊÀ¸Ìô¤Ç
buah pinang: manjur untuk mengobati cacingan
daun serai: untuk kutu kulit
Obat-obatan tradisional lain bisa diramu dari lengkuas atau daun cabai rawit,¡É kata Rahmat.
RAHMAT PRIATNA
Lahir: Bandung, 4 Januari 1954
Alamat: Ciampea, Cimande, Bogor
Karier:
- Lembaga Ekologi Universitas Padjadjaran Bandung (1977-1981)
- Kementerian Negara Lingkungan Hidup (1981-1982)
- PT Pertamina (1982-2002) - BPH Migas (2002-2008)
Rahmat Priatna, Pemulia Domba Garut
http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/10/28/03425545/rahmat.priatna.pemulia.domba.garut
´ØÏ¢µ»ö
2009ǯ 07·î 11Æü
domba Garut
http://sanggar.exblog.jp/8611108/
|
|